EVALUASI KASUS BATU SALURAN KEMIH DI RSWS PERIODE 2006-2010
Batu saluran kemih (BSK) adalah penyakit terbanyak ke tiga pada sistem traktus urinarius setelah penyakit infeksi saluran kemih dan prostat.1 Batu saluran kemih [BSK] atau urolithiasis merupakan keadaan patologis yang sering dipermasalahkan baik dari segi kejadian [insidens], etiologi, patogenesis maupun dari segi pengobatan. Kejadian [insidens], maupun komposisi batu penderita BSK ini tidak sama diberbagai belahan bumi, bervariasi menurut suku bangsa dan geografi, selain itu setiap peneliti mengemukakan angka yang berbeda-beda. Walaupun demikian, untuk komposisi batu diperoleh kesan bahwa batu kalsium oksalat merupakan jenis batu yang paling banyak dijumpai
10:25 AM | Posted in Artikel, Evaluasi Kasus | Read More »
POLA DAN SENSITIVITAS KUMAN PADA URINE PASIEN UROLOGI DI RSWS PERIODE 2009-2011
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi akibat berkembang biaknya miroorganisme di dalam saluran kemih, yang dalam keadaan normal air kemih tidak mengandung bakteri, virus atau mikroorganisme lain. Dengan demikian air kemih di dalam sistem saluran kemih biasanya steril. Walaupun demikian ujung uretra bagian bawah dapat dihuni oleh bakteri yang jumlahnya makin berkurang pada bagian uretra yang dekat dengan kandung kemih. Setelah melalui uretra biasanya sudah tercemar dengan bakteri yang terdapat di meatus uretra, preputium atau vulva
9:34 AM | Posted in Evaluasi Kasus | Read More »
EVALUASI KASUS : INVAGINASI

Invaginasi merupakan suatu keadaan akut abdomen pada anak yang harus segera ditanggulangi karena merupakan keadaan yang potensial berbahaya, bukan saja terjadi obstruksi tetapi termasuk jenis strangulasi dimana pembuluh-pembuluh darah dalam mesenterium dari usus bagian proksimal yang masuk kedalam usus bagian distal (intussuseptum) terjepit diantara kedua dinding usus tersebut sehingga kemungkinan intussuseptum mengalami nekrosis. Pada kasus-kasus strangulasi, penundaan operasi 1 jam menambahkan morbilitas sebesar 50%, dengan demikian pada kasus invaginasi setelah diagnosis ditegakkan harus segera diberikan pertolongan. Biasanya penderita meninggal akibat keadaan toksik dan syock endotoksin. Penting sekali diketahui saat pertama penderita menunjukkan tanda-tanda kolik, karena ini berhubungan dengan prognosa. Semakin lambat penderita dibawa untuk mendapat pertolongan dari timbulnya tanda-tanda kolik yang pertama berarti prognosa semakin buruk......
Oleh : Kahar Anies
Pembimbing : Dr. Ahmadwirawan, Sp.B, Sp.BA
Artikel Lengkap | Download
9:37 PM | Posted in Artikel, Evaluasi Kasus | Read More »
EVALUASI KASUS : TRAUMA TORAKS
Trauma toraks masih merupakan masalah yang sangat signifikan dari morbiditas dan mortalitas yang terjadi di Amerika Serikat. Trauma toraks merupakan penyebab kematian dan diperkirakan sekitar 150.000 kasus kematian per tahun yang terjadi akibat trauma toraks. Prevalensi umur paling banyak terjadi pada usia kurang dari 40 tahun.
Sedangkan insiden penderita trauma toraks di Amerika Serikat diperkirakan 1 dari 4 kematian disebabkan karena trauma toraks LoCicero dan Mattox 1989. Kematian yang disebabkan oleh trauma toraks sebesar 20%-25% dari seluruh kasus trauma yang menyebabkan kematian.(9) Hanya 15%-30% penderita trauma tumpul toraks yang memerlukan tindakan operasi, jadi sebagian besar hanya memerlukan tindakan sederhana untuk menolong korban dari ancaman kematian..............
Oleh : ADE HANNY M KAINAMA
Pembimbing : Dr. MUHAMMAD NURALIM MALLAPASI
Artikel Lengkap | Download
7:38 AM | Posted in Artikel, Evaluasi Kasus | Read More »